Mengantuuukkkk….
Ini cerita yang saya tulis kemarin..
Ngantuk sekali pagi ini. Tiga hari berturut-turut saya bersama rekan didaerah mempersiapkan launching produk baru perusahaan kami sekaligus meng-agendakan Rapat Kerja Semester genap. Meetingnya sendiripun berlangsung sampai larut pk 22.00, ya karena memang demi efisiensi mengingat banyak partner kerja yang tempat tinggalnya jauh dari Pekanbaru sehingga kasihan juga kalau acaranya tidak sekaligus. Berat diongkos, berat di waktu kerja yang terbuang juga.
Tapi yang menyebabkan geli adalah ketika saya menyadari kalau saya harus kembali ke Jakarta pk 08.10WIB. Memang saya tidak begitu memperhatikan jadwal karena penerbangan saya cukup padat, dalam empat hari saya sudah melanglang buana Jakarta – Medan – Jakarta – Pekanbaru – Jakarta. Minggu depan sudah harus siap ke Batam, lalu sambung lagi ke Jambi.
Yah, selain ini merupakan resiko pekerjaan namun juga sebenarnya merupakan rekreasi tersendiri buat saya. Bisa menjalin pertemanan dengan orang yang berlainan daerah merupakan keasyikan tersendiri. Tapi ya itu tadi, saking padatnya saya jadi tidak begitu emperhatikan jadwal penerbangan saya.
Saya segera bangun pagi ini meskipun mengantuk, mata ini terasa begitu beratnya. Kebetulan tiket yang saya bawa adalah hasil fax yang kurang begitu jelas, mungkin karena tintanya hampir habis, maka saya meyakini bahwa penerbangan ke Jakarta tepat pk. 08.10. Coba lihat screen shoot berikut:
Betul kan? Namun saking ngantuknya saya mengamini saja ketika saya baca bahwa jam tiba adalah pk.10.50WIB.
10.50 dikurangi 08.10 adalah 1 jam 40 menit. Yup!
Namun saya sempat bete karena check in counter tak kunjung buka, kok stafnya baru beres-beres sementara waktu penerbangan makin mepet.
Akhirnya setelah counter dibuka dan saya menerima boarding pass yang tertera bahwa penerbangan pk 09.10 maka terbelalak seketika ngantuk saya hilang…
”Aduuuhhh….stupid…stupid…stupid…..!” Bego amat saya ini! Meskipun tulisan keberangkatan kurang jelas namun waktu kedatangan kan sudah jelas. Eh….mengurangkan waktunya saja salah. Saya mestinya lebih berpatokan pada waktu kedatangan yang tertulis lebih jelas sehingga tidak kejadian seperti ini.
Akhirnya saya terkatung-katung di lounge bandara cukup lama. Bukan waktu tunggunya yang saya sesalkan, tapi waktu tidur saya yang mestinya masih bisa nambah satu jam lagi hehehe…. Lumayan tuh!
stopping by just to say hi
and makasih udah mampir ke blog saya, setia jadi pembaca yang baik, duh, terharu dotcom
semoga tetap jadi sahabat yg baik, wlaupun yg nulis “tidur” untuk sementara waktu
salam hangat,
silly
stopping by just to say hi
and makasih udah mampir ke blog saya, setia jadi pembaca yang baik, duh, terharu dotcom
semoga tetap jadi sahabat yg baik, wlaupun yg nulis “tidur” untuk sementara waktu
salam hangat,
silly
Dear silly,
Teng kayu ya udah mampir..semoga lekas sembuh.