Sunday, October 4, 2009

2 zona

Banyak yang bilang kalau mau maju semestinya kita berani meninggalkan comfort zone (zona nyaman) kita. Dengan ketidaknyamanan maka diri kita terpacu untuk beradaptasi lebih baik dan mengembangkan seluruh potensi yang ada untuk bertumbuh.

Kadang agak aneh kalo saya diminta menyatakan posisi sekarang ada di zona apa, krn kalo dibilang nyaman ya nyaman..kalo dibilang tidak nyaman ya tidak nyaman juga. Tinggal dari sisi mana saya memandangnya saja.
Ketika melihat kebawah, saya merasa nyaman…tatkala melihat ke atas maka ketidaknyamananlah yang muncul.

Ke dua zona ini jadinya kok mirip yin dan yang yah? hehehe…
Atau kalo dengan perumpamaan yang lain, sebenarnya jalan hidup ini seperti rel kereta, sementara diri kita adalah kereta yg melaju diatasnya.
Maksud saya adalah, sisi kehidupan terletak beriringan. Dimana ada ketidaknyamanan, maka pasti ada sisi kenyamanan dan sebaliknya…namun demikian kita pasti menggunakan keduanya untuk melaju menuju ketempat yang berbeda..bisa ke arah yg lebih baik, atau ke arah yg lebih buruk.

Ketidaknyamanan membuat kita terpacu untuk beradaptasi (dlm hal positif tentunya), namun kenyamanan membuat kita bisa balance untuk tetap mensyukuri proses yg telah dilalui.
Kenyamanan hidup yang kita terima dan rasa bersyukur, disaat yg sama membuat kita siap dan berani menerima ketidaknyamanan sebagai tantangan yang harus diatasi.

Jadi melihat kedepan dalam proporsi yg tepat antara ke bawah dan ke atas akan membuat kita melangkah lebih baik.

Posted by ndablek at 15:03:49
Comments

Leave a Reply