Sabtu, Juli 19, 2008

Lambatnya internet kantor


 MENGGUNAKAN internet sekarang sudah menjadi kebutuhan yang tidak terhindarkan lagi, baik untuk bekerja, mencari informasi maupun sekedar mencari hiburan. Apapun hampir bisa dicari disana mulai dari informasi ’lurus dan terang’ sampai dengan informasi ’kusut dan gelap’. Kebutuhan untuk mendownload email tatkala email kantor bermasalah juga penting.


Cuma saya heran dengan aturan beberapa kantor, bahwa bandwith sangat dipengaruhi golongan dan jabatan. Otomatis untuk golongan menengah bawah alias kaum ndelosor ya cuma dapat kepretan saja. Download file berukuran 1 MB dipastikan menjadi lama padahal jelas hal itu mengganggu ritme kerja staf operasional. Kontradiktif dan kontraproduktif, karena justru orang arus bawah  waktunya lebih tersita untuk operasional sehingga pemakaian waktu yang optimal menjadi sangat penting, ketimbang kaum penggede yang tidak banyak memanfaatkannya. Toh kerjanya lebih banyak meeting, mikar mikir, ngusul dan...... sudah, ya cuma itu...tidak tersita untuk membuat laporan harian grafik, analisa dan sebagainya. Semua hampir dikarjakan oleh bawahan maupun ajudannya.


Yang bikin saya kemingkel geli, dikantor seorang teman di salah satu kota di Sumatera, dengan alasan efisiensi dan agar karyawan tidak malas bekerja maka manajemennya memutuskan koneksi dibuka dua kali sehari yaitu pukul 10 – 11 dan pukul 14 -15. Hahahaa..,aturan yang aneeehh...


Dimana coba letak efisiensinya? Yang ada kan malah kemacetan arus karena semua orang jadi terkonsentrasi di jam itu, lagian kalau ada hal mendesak tapi akses ditutup jadi mesti ke warnet..atau rela berkorban dengan pulsa pribadi.


Bingung deh....


Posted by ndablek at 16:35:29 | Permanent Link | Comments (0) |
Komentar
Tulis komentar